Arsip untuk Agustus, 2007

KOMITMEN

Agustus 27, 2007
Sebuah rtikel Menarik dari E-mail [Salah satu Milist] dengan JUDUL ASLI : Kenapa Komitmen Selalu Menjadi Kambing Hitam Perceraian. MENARIK…

Lagi heboh berita artis bercerai. Salah satu yang disayangkan banyak orang adalah bagaimana komitmen antara pasangan tersebut. Rata-rata begitu bukan ..komitmen awal-nya apa

Apa sih itu komitmen ?

Apabila saya lapar, dan memutuskan untuk membeli salah satu makanan siap saji (setelah menelpon ke nomor tertentu) dengan Delivery, setelah saya memutuskan membeli paket yang mana, dan setelah sepakat akan harganya, maka ketika makanannya dikirim, yang saya lakukan tinggal membayar harga yang telah disebutkan atau disepakati sebelumnya di telepon. Menurut saya, ketika ada sebuah kesepakatan yang dibuat oleh dua pihak atau lebih tentang suatu hal, sehingga kedua belah pihak merasa diuntungkan (win-win), inilah yang disebut sebagai komitmen.

Ketika seseorang dikatakan melanggar komitmen, yang harus dipertanyakan adalah, apakah ada salah satu pasal keuntungan bersama (win-win) tadi yang dilanggar, dan tidak sesuai dengan kesepakatan?

Atau mungkin ada pasal yang tidak diatur di komitmen awalnya. Misalnya kalau kita memesan makanan siap saji, jarang sekali kita akan dijanjikan bahwa makanan akan datang dalam waktu X menit bukan?

Nah, begitu kita sebagai yang memesan makanan siap saji tersebut sudah sangat kelaparan, tetapi pesanan yang dijanjikan (delivery) tidak juga kunjung datang, apa yang terjadi ketika sang pengirim datang?

Mungkin bukan ucapan terima kasih yang diterima, tapi dampratan dari kita sebagai pihak ”korban”, sedangkan dari sang pengantar, yang diketahuinya adalah bahwa dia sudah berusaha sebaik mungkin mengendarai kendaraan delivery nya, supaya sang pelanggan dapat mengganjal perutnya.

Siapa yang salah? Kondisi transportasi kita? Jam yang bergerak terlalu cepat? Jadi, kalau kita mau melihat, apa sih komitmen itu sebenarnya? Jawabannya sederhana, kesepakatan. Yang biasanya menjadi masalah, adalah ketika ada tindakan yang dilakukan diluar dari kesepakatan di awal, jadi biar tidak melanggar bagaimana? Semua dibuat kesepakatannya, termasuk komitmen jika terjadi pelanggaran komitmen. Gampang kan?

Kenapa komitmen selalu menjadi kambing hitam?

Seperti halnya dalam cerita di atas, dalam keseharian kitapun penuh dengan komitmen, yang terjadi hari demi hari, baik kita sadari maupun tidak. Misalnya?

Contohlah ketika kita membuat janji untuk makan siang dengan rekan kerja atau sahabat kita. Terkadang ada beban pekerjaan yang menumpuk, ada panggilan meeting mendadak dari si bos, ada kasus keluarga yang harus diselesaikan, dll. Sehingga, yang terjadi adalah kita terpaksa membatalkan janji yang sudah dibuat, terlepas dari kemungkinan rekan atau kawan kita yang sudah memberikan waktu yang khususnya untuk kita. Mau apa lagi?

Jadi, banyak orang mengkambing hitamkan penyebab kita melanggar komitmen itu, tetapi beberapa orang bahkan mengkambinghitamkan komitmen itu sendiri.

”Kalau tidak ada komitmen kan tidak akan ada yang melanggar!”, begitu katanya, sama saja kalau kita bilang ”Kalau nggak mau lupa sama pelajaran, nggak usah belajar apa-apa!”, lucu sih.

Sebetulnya kambing hitam pada komitmen dan penyebab kita (misalnya) melanggar komitmen itu kan bisa dihindari. Bagaimana caranya? Dengan menjadi dewasa.

Maksudnya? Hanya orang yang sudah dewasa (secara mental) menyadari bahwa tidak ada yang tetap di dunia ini. Semua pasti berubah.

Bila sepasang kekasih atau suami istri berharap pasangannya tidak berubah, berarti yang harus siap diterimanya adalah kekecewaan yang mendalam ketika ternyata pasangannya mengalami perubahan (baik fisik maupun mental). Lho kok begitu?

Iya, begitu.. paling gampang, misalnya kita beli daging di pasar, kita bisa menentukan perubahannya, mau jadi sekeras es (masukkan saja di kulkas), mau dibiarkan hancur dan membusuk, atau mau dijadikan selezat masakan yang dihidangkan di meja makan. Itu semua tergantung komitmen kita ketika membeli daging itu. Apakah kita akan menyalahkan penjual daging, ketika daging yang kita beli ternyata membusuk (karena kita biarkan begitu saja)?

Tidak bukan, tetapi itulah cara untuk tidak mengkambing hitamkan sebuah komitmen, yaitu dengan menyadari bahwa semua bisa berubah (dari awal), dan siap dengan perubahan yang mungkin terjadi.

Sekali lagi, siapkan diri untuk commit pada ketidak”commit” an yang mungkin terjadi, jadi kita tidak akan menyalahkan siapapun. Sekali lagi, hidup ini pilihan.

Bisa gak kita konsisten dengan komitmen dan bagaimana membuat komitmen bukan merupakan penjara yang membatasi?

Semua orang bisa konsisten dengan komitmen, Cuma masalah bagaimana kita memandang komitmen itu. Ini juga yang akan membuat komitmen bukanlah sebuah penjara yang membatasi, tetapi cakrawala kemungkinan, yang membuat kita kreatif untuk menjalani komitmen itu. Waduh, maksudnya gimana? bayangkan, kita siap dengan semua kemungkinan yang terjadi, dan commit untuk tindakan yang akan dijalani bersama dari awal, dengan pemikiran yang juga sudah di setarakan (bukan di samakan, setiap orang punya dan berhak atas pemikiran yang berbeda), maka apapun yang terjadi di jalan nanti, kita siap menerima segala konsekwensinya, karena sudah dijabarkan (paling tidak sebagian besar) di awal.

Juga kita akan tau bahwa kita bisa bergerak bebas dalam komitmen itu kalau semua didasari oleh logika dan hati, bukan hanya sesuai aturan yang berlaku (bukan sesuatu yang muluk-muluk tapi sesuatu yang bisa saja terjadi di tengah jalan), yang semuanya itu disadari dan dibicarakan dari awal.

Kenapa? Sehingga kalau terjadi sesuatu di tengah jalan, bukan lagi pelanggaran komitmen, tetapi yang terjadi adalah komitmen untuk menjalani resiko yang sudah dibicarakan di awal.

Tapi bukannya ketika membuat komitmen sebaiknya berpikir yang terbaik? SETUJU. Pernah dengar kata-kata ”expect for the best, prepare for the worst”? kita memang mengharapkan yang terbaik, membuat goal yang terbaik, tetapi bukankah kita ketika menuju goal atau cita-cita kita juga sebaiknya menyediakan payung?

Mungkin di tengah jalan hujan.. jadi kalau paying sudah siap, tidak akan menyalahkan hujan yang terjadi di tengah jalan kan? Selamat menjalani hidup berkomitmen.

Rasa MALU

Agustus 27, 2007

Rasa malu adalah perasaan tidak diterima secara sosial.

Orang yang malu cenderung ragu ragu, defensif, inferior, menjadikan dirinya sendiri sebagai objek (berpusat pada diri sendiri) dan memposisikan orang lain dalam posisi dominan dan penilai.

Rasa malu mulai terbentuk pertama kali pada fase anak (usia 1-3 tahun). Pada fase inilah orang tua mulai menggunakan rasa malu untuk mendidik sang bayi mengontrol fungsi pembuangannya (toilet training) dan fungsi tubuh lainnya.

Keberhasilan bayi dalam mengendalikan dirinya akan memberikan rasa bangga (karena dipuji) namun jika sebaliknya akan menimbulkan rasa malu dan ragu. Pengalaman yang memalukan inilah yang dikemudian hari menjadi bibit rasa malu dalam kehidupan sosial berikutnya.

Itu sebabnya penggunaan rasa malu sebagai hukuman sosial yang berlebihan dan tidak pada tempatnya berpotensi mengganggu pertumbuhan normal emosi seseorang.

Rasa malu seharusnya diarahkan sebagai alat kontrol moral dan sosial misal malu buang sampah sembarangan, malu berbohong, malu buka bukaan, malu melanggar hukum, malu korupsi dsb.

Jadi bukan untuk bahan tertawaan selama proses pembelajaran seperti salah omong, salah nada, salah tulis dsb, apalagi yang berhubungan dengan keterbatasan fisik seperti hidung yang pesek, tubuh yang gemuk, badan yang pendek, orang tua yang miskin dsb.

Bagaimana jika rasa malu yang tidak pada tempatnya sudah terbentuk?

Dengan ataupun tanpa bantuan terapis geserlah diri keposisi subjek. Mulailah berlatih mengambil inisiatif, menolong orang lain dan berani bertindak pada skala kecil.

Jika masih tetap sulit, hubungi profesional atau terapis !

Isywara Mahendratto

Ketidak percayaan diri juga dapat menyebabkan RASA MALU, menilik dari tulisan di atas RASA malu karena hal-hal semacam ini kurang tepat ato tidak pada tempatnya. Bagi orang yang beragama HARUS/WAJIB memiliki RASA MALU “sesuai dengan tempat dan porsinya”.

For The LOVE of GOD

Agustus 27, 2007

Menemukan CINTA SEJATI

Agustus 25, 2007
Bila saatnya tiba, kita tidak lagi mencari teman kencan, tapi teman sejiwa.Tahukah anda, perbedaan antara pria yg bisa di ajak kencan dan pria yg bisa di ajak menikah?? Pria yg bisa di ajak kencan, memberikan saat2 indah, tapi pria yg bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yg indah untuk kita. Pria yg bisa di ajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik. Tapi individu yg justru mengawali dengan tidak terburu2 akan menjalani dengan proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia.

Dalam mencari jodoh yg harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu. Untuk menemukan CINTA SEJATI, anda tinggal mencari sahabat terbaik, bukan pecinta ulung.Pasangan yg telah menikah lama biasanya mengatakan, “Pasangan saya merupakan sahabat terbaik”.Sahabat yg akan di jadikan pasangan anda, seseorangg yg secara fisik maupun psikologis menarik hati anda.

Maksudnya pasangan hidup anda harus yg nyambung…. .githu…

JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU

Jangan silau dengan penampilan fisik (misal, macho, tampan, punya mobil bagus, bla..bla..). Kencan adalah suatu proses mencari tahu apa yg benar2 diinginkan.

PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN

Ingat perbedaan mendasar pria yg bisa di ajak menikah dan yg bisa di ajak kencan. Biasanya pria yg bisa di ajak kencan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.

Jangan terjebak dengan ilusi ROMANTIS

Hati2 dengan pria yg biasanya hanya bersenang2: memberikan bunga, permen ato perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat2 berat. Pria yg mau di ajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tidak hanya yg baik2 saja.Carilah pria yg bisa memberikan rasa aman secara emosional.

TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN

Ada beberapa pria yg tidak bisa di ajak serius. Mereka mempunyai kecenderungan tidak setia dan selalu mencari yg “lebih” lagi, seperti ungkapan “rumput tetangga lebih hijau”..hehehe. … Jika pria yg pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjen), jangan coba2 menjalin hubungan dengannya.Kecuali disaat2 tertentu dia ingin membuat anda jealous…(anda pasti tahu dimana dia becanda ato serius saat melirik wanita lain).Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang2 menyakiti hati anda. Jika terjadi dan anda tidak mengatakan apa2, sama artinya dengan “dia dapat memperlakukan anda seenak perutnya”.

TULISLAH KUALITAS YG DI BUTUHKAN DARI SEORG PRIA

Misalnya, jika anda membutuhkan seseorg yg benar2 sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yg tampan tapi pendiam.Jangan buang waktu berkencan dengan pria yg pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia. Jika anda tahu apa yg di butuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yg bisa membuat anda bahagia, anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.

JANGAN TAKUT BERTANYA

Jika ada pria yg berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya. Sering kali wanita membuat kesimpulan keliru ttg hal ini. Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan sesuatu dengan alasan dan motivasi yg berbeda pula. Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yg nggak2. Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia. anggap saja dia montir bengkel mobil anda.

PAHAMI TERLEBIH DAHULU, KENCAN,
SEPERTI JUGA PERNIKAHAN, MERUPAKAN PROSES

Seperti juga persahabatan, kencan yg serius membutuhkan waktu. Dalam tahap ini mulailah mencari tahu seperti apa pria yg berkencan dengan anda.Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami yg yg tidak menyenangkan hari ini. Bila ia tidak bertanya MENGAPA dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan org yg enak di ajak “berbagi” perasaan. Ingat: kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat. Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak. Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dimana terdapat saling asuh, dukungan stimulasi, kejujuran, dan banyak lagi.

MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SEBAGAI PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN

Setiap org yg terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk mantan2 pacar anda). Apapun yg meninpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya. Hubungan sebelumnya bisa di jadikan pelajaran, apa yg membuat anda bahagia dan sebaliknya. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan sebelumnya. Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.

JANGAN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN ANDA.

Wanita seringkali terpaku pada pola harapan yg lazim tentang cinta. Misalnya hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor. Jangan takut mencoba sesuatu yg tampak tidak bisa membuat anda bahagia. Siapa tahu anda malah bisa senang tinggal di desa dengan tenang bersama suami (bisa gak yaa??)…He9x…

Jangan hanya berkencan dengan tipe anda. Tipe hanyalah serangkaian sifat yg ada pada seseorang. Anda kan tidak berkencan dengan serangkaian tipe itu, melainkan secara keseluruhan. Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yg sebenarnya di inginkan. Mereka langsung memilih dengan gampang dan cepat, “berkencan dengan orang yang sesuai dengan tipenya”. Ini adalah suatu phobia (ketakutan) terhadap komitmen.

JADILAH DIRI ANDA SENDIRI

Jangan “berpura-pura” dalam berhubungan, percuma dan tidak akan ada hasilnya. Ada empat kualitas utama dari seseorg, entah itu pria atau wanita, yg bisa membuat org lain tertarik :

  • 1. autentik (asli)
  • 2. dapat di percaya
  • 3. genuine (tulen/rajin)
  • 4. tidak plin-plan alias konsisten

Pria dan wanita yg bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan dan akhirnya menemukan CHIENTHA SEJATINYA…!!!

NeW StYLe Of Me

Agustus 23, 2007

HmMmMM…hARi iNi gW gANti StyLE rAMbUt…gANti wArnA…pAkE pONi…xixixixi…truS dipEndEkin DikiTs…BiAr gA kAYaK iNdiAhE rAmbutNyAh pAnjAnG…hAhAhAhA

pULaNg kANtOr…kE SupERmALL…kE JA’LaH kEmAnA LagE…tRuS mAkE oVeR rAMbUt, mANiCurE pAdiCurE…AmA nAiL Art…xixixixixi…pAkE Cat kUkU wARnA piNk dimOdiF bUnGa-bUnGa kECiL wARnA pUtiH n HitAM…iCcHhhH Si EmbAk piNTeR dEy biKin kUkU-kUkU tAngAnkUH iMoEtS…hEhEhE…teNGkYuH So MuCh YaAaAaAa

pULaNg…AMpE RuMaH jAm SepuLuH…nOntoN 4mAtA…NyALain NotEBoOk…kOnEk iN YM…bUkA FL…FS…tRuS…ngEBLog dEy…hEHeHeHe

-tHe eND-